Penulis Agus Salim Razak

Abstrak

Tujuan pendidikan nasional adalah tujuan bagi setiap insan pengajar baik di level SD hingga
tingkat universitas. Pembelajaran seperti yang telah banyak dikemukakan ialah serangkaian
proses yang dilakukan guru agar peserta didik belajar, sedangkan dari sudut pandang peserta
didik pembelajaran merupakan proses yang berisi seperangkat aktivitas yang dilakukan peserta
didik untuk mencapai tujuan belajar. Kegiatan Best Practice ini dilakukan terhadap Pelaksanaan
Penelitian dengan judul Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam
Meningkatkan Hasil Pembelajaran Pada Peserta didik X SMA IT Granada Samarinda. Best
Practice ini diharapakan memberikan informasi manfaat penggunaan model Problem Based
Learning
(PBL) dalam meningkatkan hasil belajar. Hasil penelitian memberikan gambaran bahwa model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat menjadi alternatif dalam
meningkatkan motivasi peserta didik.

PENDAHULUAN
Dalam dunia pendidikan belajar dan pembelajaran adalah aktivitas yang dilakukan salah satunya di lembaga pendidikan atau satuan sekolah. Tri pusat pendidikan adalah tempat di mana anak mendapatkan pengajaran baik secara langsung maupun tidak langsung dalam kehidupan keluarga (informal), sekolah (fomal) maupun masyarakat (non formal). Seseorang dikatakan belajar jika dalam dirinya terjadi aktivitas yang mengakibatkan perubahan tingkah laku dan dapat diamati relatif lama. Pembelajaran seperti yang telah banyak dikemukakan ialah serangkaian proses yang dilakukan guru agar peserta didik belajar, sedangkan dari sudut pandang peserta didik pembelajaran merupakan proses yang berisi seperangkat aktivitas yang dilakukan peserta didik untuk mencapai tujuan belajar. Berdasarkan dua hal tersebut maka pembelajaran adalah serangkaian aktivitas yang dilakukan peserta didik guna mencapai hasil belajar tertentu dalam bimbingan dan arahan serta motivasi dari seorang guru. Maka dari itu dibutuhkan inovasi dan penelitian-penelitan yang relevan agar para guru dapat memaksimalkan hasil pembelajaran peserta didik. Menurut Sardiman (2001) pengertian Motivasi berasal dari kata “motif” yang diartikan sebagai daya penggerak yang telah menjadi aktif, Pendapat lain juga mengatakan bahwa motivasi adalah keadaan dalam diri seseorang yang mendorongnya untuk melakukan kegiatan untuk mencapai tujuan. Dengan demikian motivasi dalam proses pembelajaran sangat dibutuhkan untuk terjadinya percepatan dalam mencapai tujuan pendidikan dan pembelajaran secara khusus. Ngalim Purwanto, mengatakan bahwa motivasi adalah suatu pernyataan yang komplek di dalam suatu organisme yang mengarahkan tingkah laku tehadap suatu tujuan.

Menurut Slameto (2003) menyatakan bahwa guru dalam mengajar harus efektif baik untuk dirinya maupun untuk pebelajar. Sedangkan Model Pembelajaran Problem Based Learning merupakan model pembelajaran yang melibatkan keaktifan peserta didik dalam memecahkan masalah, dilakukan secara berkelompok/mandiri melalui tahapan ilmiah dengan batasan waktu tertentu yang dituangkan dalam sebuah produk Kegiatan Best Practice ini dilakukan terhadap Pelaksanaan Penelitian dengan judul Penggunaan Model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam Meningkatkan Hasil Pembelajaran Pada Peserta didik X SMA IT Granada Samarinda. Best Practice ini diharapakan memberikan informasi manfaat penggunaan model Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar, hasil penelitian memberikan informasi kelemahan dan kekurangan dari pembelajaran yang konvensional, dan hasil penelitian dapat memberikan gambaran akurasi dari apa yang telah diaplikaskan dalam penelitian refleksi ini.

Metode Penelitian
Penelitian diartikan sebagai kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis serta penyajian data secara sistematis dan obyektif, untuk memecahkan masalah atau menguji hipotesis. Definisi penelitian menurut para ahli Berikut beberapa definisi penelitian menurut para ahli: Suhardjono, dkk Mengutip dari buku Metodologi Penelitian Pendekatan Kuantitatif (2021) karya Abd. Mukhid, dituliskan pengertian penelitian menurut Suhardjono, ialah upaya pencarian informasi untuk memecahkan suatu masalah dengan metode ilmiah. Kerlinger Menurut Kerlinger, penelitian merupakan proses penemuan informasi secara sistematis dan terkontrol yang didasarkan pada hipotesis dan teori. Maka dari itu dapat disimpulkan penelitian adalah proses penemuan dan analisis data secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan tertentu.

Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran yang diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Guru dibantu dengan rekan sejawad sebagai Observer dan juga sebagai teman berdiskusi yang terlibat penuh dari mulai perencanaan, tindakan, pengamatan, refleksi dan kesimpulan, dan hasil yang didapatkan merupakan hasil pembelajaran dengan model Problem Based Learning (PBL).

Hasil Penelitian
Hasil penelitian best practice ini dilakukan dalam beberapa tahapan-tahapan perencanaan,
pelaksanaan, penilaian, dan refleksi.

  1. Perencanaan
2. Pelaksanaan
Pelaksanaan dengan cara menerapkan rencana yang telah dibuat dengan model Problem
Based Learning (PBL). Dalam pelaksanaan peserta didik dibagi kelompok-kelompok belajar yang selanjutnya diberikan masalah-masalah sesuai dengan materi
  1. Penilaian Observasi
    Penilaian observasi sikap dilakukan saat proses pembelajaran mulai dari awal hingga akhir. Penilaian dimulai saat memulai membaca doa awal, kegiatan-kegiatan dalam pembelajaran hingga penilaian saat kerja kelompok belajar.

Hasil Implementasi Model :

  1. Ada peningkatan motivasi belajar Bahasa Indonesia dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning pada materi teks eksposisi kelas X SMA di SMA IT Granada
  2. Dengan menerapkan model Problem Based Learning (PBL) dapat menambah pengalaman dan motivasi peserta didik dalam belajar dibuktikan dengan hasil observasi peserta didik
  3. Model Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan keaktifan dan motivasi peserta didik dalam pembelajaran.

Kesimpulan dan saran
Berdasarkan penelitian best practice dapat disimpulkan bahwa model Problem Based Learning dapat meningkatkan motivasi belajar peserta didik. PBL adalah model yang direkomendasikan pada pembelajaran abad 21. Dalam Problem Based Learning (PBL) pembelajaran akan terpusat kepada peserta didik sehingga mereka akan termotivasi dan aktif dalam pembelajaran.

Adapun saran dalam penelitian ini bagi guru diharapkan data tidak hanya menggunakan observasi singkat dapat ditambah dengan triangulasi data lainnya. Untuk subjek penelitan dapat diperluas agar luas dalam mengambil kesimpulan.

Daftar Pustaka

Ahmadi, R., & Rose, K. R. (2014). Metodologi penelitian kualitatif.
Arifin, M., & Abduh, M. (2021). Peningkatan Motivasi Belajar Model Pembelajaran Blended Learning. Jurnal
Basicedu, 5(4), 2339-2347.
Gunawan, I. (2022). Metode Penelitian Kualitatif: teori dan praktik. Bumi Aksara.
Handayani, L. (2020). Peningkatan Motivasi Belajar IPA Melalui Model Pembelajaran Project Based
Learning pada Masa Pandemi Covid-19 bagi Peserta didik SMP Negeri 4 Gunungsari. Jurnal
Paedagogy, 7(3), 168-174.
Kristyanawati, M. D., Suwandi, S., & Rohmadi, M. (2019). Peningkatan Keterampilan Menulis Teks
Eksposisi Menggunakan Model Problem Based Learning. Scholaria: Jurnal Pendidikan Dan
Kebudayaan, 9(2), 192-202.
Langer, E. J. (2000). Mindful learning. Current directions in psychological science, 9(6), 220-223.
Lestari, E. T. (2020). Cara Praktis Meningkatkan Motivasi Peserta didik Sekolah Dasar. Deepublish.
Nugrahani, F., & Hum, M. (2014). Metode penelitian kualitatif. Solo: Cakra Books, 1(1), 3-4.
Suprihatin, S. (2015). Upaya guru dalam meningkatkan motivasi belajar peserta didik. Jurnal Pendidikan
Ekonomi UM Metro, 3(1), 73-82.

Kategori: Granada